Jumat, 29 November 2013

2# Perjalanan Skripsi

Dua minggu ini cukup melelahkan, kegiatan yang mungkin rutin dilakukan mahasiswa tingkat akhir yaitu mencari-cari dosen. Hampir setiap hari pesan di HP-ku isinya percakapan dengan para dosen mulai dari pagi bangun tidur hingga sore hari.
Pada 25 November 2013, hari senin yang kutunggu setelah seminggu aku menyerahkan draf revisian ke dosen penguji, 3 minggu draf telaah kepada dosen penelaah II dan hampir 1 bulan telaah kepada dosen penelaah I. Well.....sabar itu penting sodara.... Pagi sekitar jam 09.00 WIB aku berangkat kekampus untuk menemui dosen penelaah I, Alhamdulillah beliau ada di ruang biasanya. Ku serahkan draf yang aku bawa tapi harapan harus tertunda, beliau memintaku untuk kembali besok lagi karna hari itu beliau tidak bisa mengoreksi. Ok..... Sabar itu penting sodara....
Setelah dari lantai tiga, aku turun untuk menemui dosen penelaah II yang tadi pagi udah janji kalau nanti siang ke kampus. Daripada ketinggalan gak ketemu beliau aku putuskan untuk menunggu sejenak di depan ruangannya. Hingga Dzuhur pun datang, kemudian ku putuskan untuk sholat dulu. Setelah sholat tak lupa kusebut nama-nama dosen itu dan membacakan al-fatihah untuk beliau. Alhamdulillah, sebentar ku beranjak sujudku ada info kalau dosen pengujiku itu ada dikampus. Dengan senang hati hingga rasa laparpun hilang aku berangkat ke kampus. Setiba dikampus kulihat mobil beliau terparkir dijajaran parkir dosen (Alhamdulillah....akhirnya hari ini bisa bertemu juga). Aku naik lagi ke lantai 3, kemudian menengok sebentar ke kelas yang hari itu sebenarnya ada jadwal mengajar dosen penelaah II, tapi ternyata beliau tidak ada. setelah ruangan latntai 3 kususuri tak ku temukan dosen-dosen yang kucari. Aku kembali turun dan menuju ruang dosen dilantai bawah, ternyata dosen pengujiku juga tak ada disana. Tak putus asa, inginku sambil menunggu dosen penelaah datang ke ruang kelas yang diajar, jadi aku naik lagi ke lantai 3 dan mulai menyusuri ruangan-ruang yang ada. Alhamdulillah.....aku menemukan dosen pengujiku sedang menguji seminar proposal salah satu temanku. Sambil duduk dan mengatur napas karena kelelahan aku menuggu dosenku di dekat pintu. Setelah ujian temanku selesai, beliau langsung keluar dan menghampiriku untuk memberikan hasil revisi yang telah dikoreksi. Alhamdulillah...........satu dosen selesai.
Dengan tidak mengurangi rasa hormat, aku pun memberanikan diri untuk sms kepada dosen penelaah II karena sudah cukup lama aku menunggu tanpa kepastian jam berapa bisa bertamu. Tik..tok..tik..tok... berkali-kali kulihat jam tanganku.
Jika di kelas tidak ada, berarti tempat persinggahan satu lagi dosen penelaah II ku ini adalah Lab. Ok...aku turun lagi menuju Lab material. Ternyata disanapun sepi, tak ada seorang dosenpun. Tapi karena aku berharap senin ini bertemu dengan beliau jadi menunggu itu pilihanku. Cuaca Surabaya sudah mulai mendung dan hujan deras, aku coba untuk terus bersabar menunggu tapi hasilnya nihil hingga pukul 16.30 WIB tak bisa kuhubungi dan temui dosen penelaahku itu. Well....sabar itu penting sodara. Tetap bersyukur, setidaknya hari ini sudah kudapatkan satu dosen.
Hari Selasa, dipagi yang masih petang aku mendapat balasan sms dari dosen yang aku tunggu hingga sore. Alhamdulillah buah kesabaran, dosenku memintaku untuk mengambil hasil telaah dimeja beliau pagi ini juga. Dengan senang hati,aku pagi-pagi segera ke kampus. Alhamdulillah....aku dapatkan telaah. Kemudian siang, aku menemui dosen telaah I, ternyata beliau akan ada acara keluar kampus sehingga aku diminta kembali lagi besok. Oke...Sabar itu penting sodara...
Hari rabu pukul 09.00 WIB, aku menemui dosen penelaah I lagi. Alhamdulillah beliau ternyata sedang mengoreksi perangkatku dan akupun sekalian memanfaatkan waktu untuk menggali ilmu dari beliau melalui pertanyaan-pertanyaan seputar pendidikan yang ingin aku ketahui. Benar-benar buah kesabaran, masih ada saja revisian tapi tak apa demi sebuah kesempurnaan. Dosenku memintaku untuk merevisi lagi sebelum lembar telaahnya diisi, Ok..no problem n semoga ini revisi yang terakhir kalinya. Yupz...agenda minggu ini adalah revisi selesai n planning minggu depan adalah selesai validasi dan bisa acc untuk ambil data. SEMANGAAAAT!!!!!Sabar itu penting sodara...keajaiban itu selalu Allah berikan pada kita sebagai hadiahnya.

Minggu, 24 November 2013

Surprise For Me, Thank to my friends


 Pesan dan Do'a dari teman-teman, Aamiin.....

Masih seputar cerita ulang tahunku guys..
  Jika siang telah berganti malam, sebuah cerita pasti juga akan berbeda karena kita tak pernah tau skenario Allah untuk kehidupan ini semua adalah rahasia-Nya. Tadi malam 23 November 2013 pukul 18.30 WIB aku berangkat untuk bertemu seseorang memenuhi janjiku. Kita janjian di Foodcourt Masjid Agung Surabaya.
  (ini rahasia dibalik cerita Kado termanis yang ku dapat dipoin dua)
  Awal ceritanya, sekitar dua hari yang lalu, pukul 22.00 WIB ada nomor yang tak ku kenal mengirimkan pesan di HPku, pesannya berisi perkenalan. Gadis yang meminta berkenal itu mengaku teman "dia" di sebuah forum, Ok...fine aku tanggapi positif perkenalan itu. Tapi sedikit merasa curiga atau cemburu aku tak bisa tinggal diam, aku penasaran sekali dengan gadis itu. Gaya bahasa yang begitu islami membalut tutur katanya, seolah menunjukkan kemuslimahannya.(hhhmmmm.....mulai dech,rasa takut menghantuiku). Seribu pertanyaan ada dibenakku tentang gadis itu, hubungan gadis itu dengan dia, hingga prasangka buruk dan imajinasi yang berlebihan rasanya bikin kepalaku mau pecah. Ketika kami (aku dan gadis itu) mulai bercakap-cakap membicarakan tawarannya untuk bergabung di forum mereka, aku mencoba mengimbanginya dengan menggunakan gaya bahasa yang sama (tapi dalam batinku, emang kamu aja yang bisa mengucap kata-kata seperti itu?gue juga bisa kalee!!hahahaha...). Aku dan gadis itu sempat berdebat juga sich, tapi berhubung kita masih baru kenal janganlah sampai memberikan kesan buruk kepada orang tentang diri kita (intinya gue jaga image). Malam itu karena semua pertanyaan ada dibenakku,lantas aku harus bertanya kepada siapa tentang gadis ini?so aku mencoba menghubungi "dia", dan dengan jawaban singkatnya yang mengatakan bahwa gadis itu adalah teman di forumnya membuatku semakin semakin bertanya-tanya (karena aku  tipe orang yang punya rasa ingin tahu yang tinggi). Hari Sabtu pagi, aku dan gadis itu janjian untuk bertemu, aku ingin meminta penjelasan masalah forum yang ia tawarkan. Sepulang dari bekerja, aku langsung sholat magrib, baca Qur'an seperti biasanya dan terus berangkat ke Masjid Agung dengan temanku (Padahal aku berharap malam hari hujan biar aku gak usah ketemu ma gadis meyebalkan itu). Kebetulan teman-teman kostku weekend ini pada ada acara diluar semua.
  Ketika di jalan aku mendapat sms dari gadis itu, gadis itu memintaku untuk mempercepat perjalanan karna setelah Isya' akan mengikuti sebuah kajian. Akupun meluncur cepat dengan si blacky (nama motorku). Sampai di TKP aku sms dia memberi tahu lokasiku dan ternyata........(ini yang paling membuatku jengkel), gadis itu sms kalau dia sudah otw menuju tempat kajian karna baru saja ditelpon oleh "dia". (What?????seketika membaca pesan itu air mataku meleleh sejadinya, sop buah biasanya enak diminum jadi susah untuk ditelan) Saat itu aku hanya bisa beristighfar menghela napas panjang untuk menenangkan diriku (malu boooook kalo nangis ditempat umum). Temanku yang berada disampingku hanya bisa mencoba menepuk-nepuk pundakku untuk menenangkan aku. Daaan...... Happy Birthday to you....Happy Birthday to you... Happy Birthday..Happy Birthday....Happy Birth day ukhti Nadhir.... lagu yang tak asing itu terdengar dari belakangkanku. Ku toleh terlihat semua teman-teman sekostku yang melantunkannya sebari membawakan kue ulang tahun yang besar dan tas kecil berisi buku sebagai kado cantik untukku. Air mata sedih berubah menjadi air mata bahagia ketika aku tau sosok gadis menyebalkan seperti inzanah yang janjian denganku itu adalah samaran dari temanku sendiri untuk mengerjaiku. Semua adalah serangkaian surprise yang diberikan sahabat-sahabat terbaikku. Alhamdulillah....Subhanallah....aku tak pernah menyangka dan curiga sedikitpun kepada mereka tapi ini benar-benar sangat berkesan untukku. Terima kasih kepada sutradara handal Rizka permatasari, Anik sulistyorini, Dwi Epriliana, Ulya Ulill A., Gresiana K. B. dan aktris terhebat Yayang Vionita sebagai Ukhti Inzanah. Dan terima kasih juga pada "dia" karena telah berhasil bekerjasama dengan mereka untuk surprise ulang tahunku.
  Allah Maha Penyayang, tak berhenti di situ surprise yang diberikan. Ketika ingin makan kami semua bertemu dengan Ustadz kondang penulis buku "Udah Putusin Aja" yaitu Ust. Felix Siauw, dan kami sempatkan untuk berfoto dengan beliau (tapi anehnya, yang sadar kalau itu Ustadz kondang kenapa cuma aku n temen-temen aja ya??orang se-FC gak da yang tau dech kaya'e).
  Momen tadi malam, takkan pernah terlupakan. Terima kasih...terima kasih Ya Rabb atas segalanya untukku. ^_^ Keep Smile.....


                                                        





(dari kiri: Kak Rizka, Dek Yayang, Dek Dwi, Asisten Ust., Ust. Felix, dan Asisten Ust lagi) 

 (dari kiri: Dek Ika, Dek Ulil, Dek Gresi, mbak Anik, Aku, Asisten Ust, Ust.Felix, dan Asisten Ust lagi)

Sabtu, 23 November 2013

Kado termanis

Ulang Tahun??
Menurut kalian apa sich makna ulang tahun?
Ya mungkin ulang tahun identik dengan adanya kue yang berhiaskan lilin diatasnya dan beberapa kado yang terbungkus cantik. Ulang tahun yang lalu-lalu memang masih ku rasakan seperti itu, namun ulang tahun kali ini berbeda. Tak ada kue ulang tahun bahkan kado, yang ku dapat begitu indahnya kasih sayang yang ku syukuri sebagai sebuah kado termanis. Ulang Tahun berarti waktunya pendewasaan diri.
Kado Ulang tahun termanis kali ini
1. Ciuman dari Ayah
    Setelah Isya' biasanya ibu menelponku untuk mengingatkan aku makan malam. hehehe.. Ketika ditelpon,kita ngobrol seperti biasanya mulai dari curhat soal kuliah hingga aku curhat tentang dia. Kemarin malam emang aku sedikit galau dengan perasaanku, tapi kembali lagi..ibu adalah segalanya bagiku galaupun terobati. Tiba-tiba sebelum akhiri percakapan ibu mengatakan kalau ayah ingin bicara denganku.
Ibu: Nduk...ayahmu pengen ngomong.
Aku: Inggih mah..pundi?
Ibu memberikan HPnya ke ayah, kemudian terdengar sapaan ayah
Ayah: Pie nduk?gak mulih awakmu?
Aku: Ndak bez..aku kan minggu wingi mari mulih. tadi aku nunggu dosen sampek sore dadi gak sido mulih,jane pengen banget mulih.
Ayah: Selamat Ulang tahun yang ke 22 anakku, cium jauh dari ayah. muuuuuuuaaaaaacchh.... (kog ayah romantis banget ya??)
Aku: (ikutan sok romantis)  Iya ayahku sayang...terima kasih.muuuuaaaach. mana kadonya?
Ayah: Minta kado apa?Ndang pulang ambil data yaa..nanti tak traktir gado-gado senenganmu. (Oups...pesan tersirat ayah bahwa aku harus segera ambil data dan menyelesaikan skripsiku)
Aku: Iya bez...niki sik nunggu dosen, revisi dosen beres aku lembur bez. Aku minta kado mentahnya saja.

Yupz...percakapan singkat dengan ayah yang baru aku sadari jika ini adalah kado termanis. Cium jauh dari ayah yang begitu tulus melebihi manisnya kue ulang tahun yang pernah ada.

2. Do'a dari "dia"
Aku tahu dia ingat akan hari ulang tahunku, aku tahu dalam hatinya mengucapkan "Selamat Ulang Tahun pemilik hatiku" . (eh agak GR dikit ggp kan?).Tahun ini berbeda, ucapannya tak lagi lewat lisan tapi hati. Kontak batin antar aku dan dia semakin indah dengan jarak dan aturan yang membatasi hubungan kita. Tak ada kado berupa boneka atau danbo tapi sebuah forum yang diam-dian dia mendaftarkan namaku sebagai anggota. Ya...aku anggap ini sebuah kado. Dia masih sama,selalu memberikan kejutan untukku. Seseorang yang menghubungiku untuk bergabung di forum itu memang sedikit menyebalkan.Jujur aku tak suka dengan gayanya (eh..keceplosan). Tapi okelah...seperti prinsip awalku, mencari ilmunya saja karena aku tak suka terikat pada suatu organisasi (forum) so lebih baik tidak terdaftar sebagai anggota tapi kalau bisa mengikuti belajarnya. Terima kasih untuk dia calon imamku yang selalu membimbingku.

3. Do'a dari sahabat-sabahatku
Banyak yang ngucapin itu menurutku makin banyak do'a. I love you my friends.



My Wish

Hari ini 23 November 2013 tepat 22 tahun yang lalu aku dilahirkan ke dunia ini. Sama seperti 22 tahun silam, pada sabtu sore seorang wanita hebat melahirkanku, beliau ibunda tercintaku. Ibu memberi nama Nadhiratul Khasanah dengan arti Pandangan yang Baik, berharap aku menjadi wanita yang sholihah. Dihari ulang tahunku yang ke-22 tahun ini ku ucapkan banyak syukur dan terima kasih atas kado-kado terindah yang diberikan. Kado tak harus berupa barang, do'a dan kasih sayang adalah kado terindah dan termanis.

Ya Allah terima kasih atas hidup yang telah Engkau berikan
Ya Allah terima kasih atas segalanya untuk hamba
Ya Allah terima kasih Engkau berikan aku orang tua sebaik ayah dan bunda
Ya Allah terima kasih Engkau berikan aku kakak-kakak yang bisa menjadi contoh dihidupku
Ya Allah terima kasih Engkau berikan aku sahabat yang selalu mengerti aku
Ya Allah terima kasih Engkau berikan aku seseorang dengan segenap cintanya untuk membimbingku
Ya Allah terima kasih Engkau baikkan duniaku, semoga begitu pula akhiratku
Ya Allah jika aku boleh meminta, hamba mohon ampuni dosa yang pernah hamba lakukan
Ya Allah jika aku boleh meminta, hamba mohon panjangkan usia ini untuk hidup yang bermanfaat
Ya Allah jika aku boleh meminta, hamba mohon jagalah orang-orang yang hamba sayangi
Ya Allah jika aku boleh meminta, hamba mohon jadikan hamba anak sholih yang menjadi amal jariyah orang tuaku dan kelak jadikan hamba istri sholihah yang taat pada suami,serta menjadi ibu yang pandai mendidik amanah yang Engkau titipkan dijalan-Mu.
Aamiin....